Information Technology and Methodology for Human Networks

Showing posts with label Life's. Show all posts
Showing posts with label Life's. Show all posts

Sunday, September 7, 2008

Dengan Nafasmu

Izinkan ku ucap kata taubat
Sebelum Kau memanggilku
kembali pada-Mu, menutup waktuku


Izinkan ku serukan nama-Mu
Sebelum nyawa dalam tubuhku
Kau ambil, kembali pada-MU


Karna ku tahu, hanyalah pada diri-Mu
Tempatku mengadu, tempatku mengeluh
Di dalam do’aku


Dan demi nafas yang telah kau hembuskan dalam kehidupanku
Ku berjanji, ku akan menjadi yang terbaik
Menjalankan segala perintah-Mu, menjauhi segala larangan-Mu
adalah sebaris do’a ku untuk-Mu


Lirik by : Ungu

[Thank's All - ZuRigColl]


.:READ MORE:.

Thursday, September 4, 2008

Thank's God - For Your Lesson

Pukul 18.30 Setelah berbuka Puasa, aku bergegas menuju antapani .. hmmm, ternyata jalanan tidak macet ga seperti biasanya jalan menuju antapani dari arah cikutra biasanya macet, mungkin masih pada tajil kali ya hehe. dengan membawa amanah dari orang tua, untuk menyampaikan sebuah buku kepada sahabat lamanya .. kayaknya sahabat lama bgt .. soalnya aku juga ga kenal hehehehe.

"Sebelumnya, ketika aku diberikan amanah tersebut, orang tua ku bercerita tentang sahabatnya dengan kondisinya sekarang ini, beliau terkena stroke yang lumayan sudah lama, sampai untuk berbicara pun beliau sudah harus di bimbing oleh sang istri untuk menterjemahkannya .. ya allah"

Dengan memacu si hitam ( motor MIO ku yang masih menunggak 2 tahun lagi hehehehe ), aku mencari di manakah yang empunya alamat tersebut, masalahnya aku ngak tau rumahnya ... yah kepaksa deh tanya-tanya, pan ada pepatah "malu bertanya sesat di jalan" atau "banyak bertanya malu maluin" .. kayaknya lebih dominan yang "banyak bertanya malu maluin" soalnya sudah menginjak 11 tahun di bandung .. masih ga tau juga daerah antapani kkkkkk.

Akhirnya target alamat pun ku temukan, "thank's to : tukang tambal ban, tukang ojek, dan pak satpam" yang udah nunjukin alamat tersebut. Sesampai disana, suasana rumah sepi, pagarnya pun di gembok, tapi aku coba untuk mengucapkan salam + memencet bel, kali aja ada orang di dalam rumah itu, eh tapi ternyata memang sudah tak ada. tapi tiba2, dari sebelah rumah yang aku tuju, ada sosok ibu2 keluar .. dan menyapa pada ku,

si ibu : "mau ketemu siapa"

zurigcoll: "apa benar ini rumah "xxxxx" ??

si ibu: " oo iya betul" mau ketemu siapa mas ? ketemu jimmy ??

zurigcoll: " waduh Jimmy, mungkin anaknya kali ya" mirip ga ama jimmy gideon kkkkk" -dalam hati tapinya- hehehe

si ibu: "kalau jimmy kayaknya nemenin papahnya di rumah sakit, soalnya papahnya dari kemaren di opname disana"

zurigcoll: sambil agak kaget, aku coba tuk bertanya ke si ibu "hmm ibu tau di rawat di kamar apa bu ?"

si ibu: "iya tau .. soalnya saya tadi dari sana. di kamar "yyyyyyy"

zurigcoll: "ok deh bu kalau gitu, saya ke rumah sakit saja bu, terima kasih bu" bergegas sambil mengucapkan salam kepada si ibu

Dan dalam perjalanan menuju rumah sakit pikiran sedikit menerawang jauh-jauh-bgt, sampai-sampai laju motor pun sejenak aku hentikan untuk mengucapkan rasa bersyukur ku pada-NYA atas nikmat kesehatan, ketentraman, ibadah, dll yang telah diberikan kepada orang tua ku dalam menjalani masa tuanya, yang sudah pasti masih banyak lagi karunia-NYA yang tidak dapat lagi bisa di ungkapkan hanya dengan kata2.

Akhirnya sampai juga di rumah sakit, tapi aku ragu untuk menjenguknya karena waktu sudah terlalu malam, takut mengangu. Akhirnya aku pun putuskan untuk menjenguk+menyampaikan amanahnya esok pagi.

Sambil memacu si hitam motor ku menuju kost, aku pun berdoa semoga beliau mendapat kesembuhan, dan bisa bertemu dan berkumpul kembali bersama teman-temannya termasuk orang tua ku di hari lebaran nanti.

" ya "Allah" betapa berartinya pelajaran ini untuk ku, yang insyaallah akan menghadapi masa tua kelak. "

" Bimbing dan jadikanlah aku untuk selalu menjadi hamba-MU yang selalu bersyukur atas nikmat hidup yang telah engkau berikan "

" berikanlah selalu nikmat dan karunia kesehatan, ibadah, dll kepada orang tua ku, dalam menjalani masa tuanya "

"Amin ya Allah .. ya Robal'alamin"
[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

Friday, August 29, 2008

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1429H

Marhaban Ya Ramadhan

Syahrul Mubarak lana wa lakum. Allahuma baariklana fii Rajab wa Sya'banwa balighna fii wa Ramadhan. Laa tansauna min du'akum. Marhaban ya Ramadhan wal Maghfirah Shauman maghbul Alaina wa Alaikum. " Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan "

MOHON MAAF LAHIR & BATHIN, YANG SENGAJA ATAUPUN TIDAK SENGAJA. SEMOGA MAGHFIRRAH & HIDAYAH ALLAH SWT TERLIMPAHKAN KEPADA KITA SEMUA, AGAR MENJADIKAN KITA ORANG2 BERTAQWA, AMIN

"ALLAHUMMA AINNII ALAA DZIKRIKA WASYUKRIKA WAHUSNI IBADAATIKA"
(Ya ALLAH perbaikilah aku dalam mengingatMU, bersyukur kepadaMU, beribadahMU dengan baik)

SELAMAT BERIBADAH PUASA 1429H
[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

Thursday, August 28, 2008

Orang IT cenderung ber EQ rendah ??

Ini pertanyaan di www.bisnis.com, mungkin bisa menjadi bahan renungan
atau diskusi untuk kita bersama...!

Saya pernah mendengar Anda membahas di siaran radio soal orang IT
(information technology) yang EQ (kecerdasan emosional)-nya rendah.
Saya pun punya masalah yang sama. Seorang manajer di tempat kami yang
berada di IT, orangnya pinter tapi kemampuan sosialnya kurang. Kalau
bicara, sering saya tidak paham, begitu juga yang lainnya. Jadinya
seringkali terjadi perdebatan.

Tadinya kupikir saya yang kurang pintar. Masalahnya, dia pegang sistem
yang penting yang jadi jantungnya perusahaan. Orangnya pun saya lihat
tidak suka berbagi pengetahuan.

Pernah saya coba dekati tapi malahan saya yang jadi salah tingkah.
Ngobrol-nya jadi kaku sekali. Maka, saya setop. Saya sebenarnya
kasihan juga dan ingin bantu dia, tetapi tidak tahu bagaimana bicara
sama dia.

Pertanyaan saya, apakah semua orang IT seperti itu? Saya pun ngeri
dengan anak saya yang ada di SMA yang senang main komputer dan punya
cita-cita masuk Teknik Komputer. Apa saran Bapak bagi para manager
maupun orang tua seperti saya?

Jarot S, Bekasi

Jawaban

Pak Jarot serta para pembaca, memang pernah ada penelitian di sekitar
tahun 1997 yang mengungkapkan bahwa orang-orang IT secara EQ jauh
lebih rendah dibandingkan dengan profesi lainnya. Bahkan topik ini pun
pernah dimuat di salah satu majalah bisnis yang diakui
kredibilitasnya, Harvard Business Review.

Menurut isi artikel tersebut, ada beberapa tanda yang biasanya
dijumpai pada orang IT yang menyebabkan mengapa mereka kemudian
dianggap ber-EQ rendah. Namun, sebelum membaca lebih jauh tanda-tanda
ini, tentunya hal ini lebih merupakan sebuah stereotipe daripada
kenyataan yang sebenarnya.

Karena saya pun percaya, tidak berarti semua orang IT demikian.
Bahkan, saya mengenal banyak teman di IT yang pergaulan sosial serta
kariernya luar biasa. Jadi, hal ini sebaiknya tidak digeneralisasikan
untuk semua orang IT.

Beberapa ciri pada orang IT yang kemudian dianggap EQ-nya kurang
seperti: (1) orang-orang IT dianggap lebih banyak menggunakan IQ
daripada EQ dalam pekerjaannya, (2) mereka lebih sulit berempati dan
jarang menggunakan perasaannya dalam bertindak, (3) secara sosial pun
orang IT lebih sulit untuk bersosialisasi dengan orang lain, serta (4)
orientasinya lebih banyak berhubungan dengan teknis (job) daripada
manusia (people).

Hal ini diperparah lagi dengan berbagai realitas dan keluhan yang
membuat orang IT dilabel demikian. Misalnya, kehidupan mereka yang
berada di antara kotak komputernya. Bahkan, seorang istri pernah
berkomentar soal suaminya, "Saat di depan komputer, itulah saat mereka
di dunia mereka sesungguhnya" .

Faktanya, kehidupan sosial merekapun jadi kurang, karena kebanyakan
hanya bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang yang seminat dan
kurang berbaur dengan unit lain di kantor. Bahkan, beberapa
diantaranya sulit memahami kebutuhan orang lain, sehingga sering
terjadi konflik dengan unit lain karena beda persepsi.

Kurang fair

Namun, realitas lain juga terkadang menunjukkan ada sikap kurang fair
terhadap rekan-rekan kita di IT. Berbagai perlakuan 'khas' dan kurang
fair yang seringkali dialami rekan-rekan IT misalnya: mereka
diperlakukan hanya sebagai trouble shooter, hanya kalau ada masalah.
Saat segalanya berjalan lancar, tidak diapresiasi sama sekali.

Orang ITpun jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan penting,
hanya soal-soal teknis saja baru mereka dilibatkan. Makanya, jangan
heran kalau orang IT sering jadi kehilangan konteks dengan gambaran
besar suatu proyek yang tengah dikerjakan.

Dan buruknya, para orang IT-un sering dicap nerd, dikotakkan dan
ditinggalkan. Mereka kurang dirangkul, baik dalam pergaulan
sehari-hari maupun dalam berbagai proyek penting di kantor. Maka,
kondisi sosial mereka yang buruk pun kadang menjadi tanggung jawab
kita pula.

Di sinilah saya ingin menekankan mengapa EQ justru menjadi sangat
penting bagi orang IT dewasa ini. Pertama, IT merupakan fungsi yang
sangat vital. Banyak informasi dan data penting dapat diakses oleh
orang IT. Dari data keuangan perusahaan hingga data pribadi setiap
karyawan.

Bayangkan jika karakter orang IT itu bermasalah, data-data tersebut
bisa disalahgunakan untuk hal yang merusak. Kedua, orang-orang IT pun
sebenarnya banyak bersinggungan dengan pihak lain. Tidak diragukan
lagi, IT adalah support bisnis yang penting dewasa ini.

Tanpa memiliki EQ yang baik, orang IT akan jadi sering konflik dengan
pihak lain. Ketiga, tentunya ini juga menjadi tantangan bagi orang IT
sendiri. Berbagai stereotipe pada orang IT yang dipaparkan di atas
justru akan menjadi tantangan bagi mereka untuk menepis semua
stereotipe yang keliru itu.

Nah, hingga di sini kita menjawab pertanyaan: apa saran serta tips
yang bisa diberikan kepada para orang IT ini? Pertama-tama, orang IT
harus Get out of your box. Jangan hanya bicara soal IT saja. Saya
selalu menyarankan agar mereka berusaha punya minat dengan
bidang-bidang lain, khususnya yang lebih banyak berhubungan dengan
otak kanan seperti seni dan hobi lain.

Inilah yang harus Anda sarankan pada anak Anda. Terlibatlah untuk
mengajaknya memasuki hobi yang berbeda, yang mengasah otak emosinya.
Selain itu, di pekerjaan pun orang IT sangat disarankan untuk mau tahu
serta terlibat dengan bidang-bidang lain.

Selain soal IT, saya selalu menyarankan agar para IT guys berusaha
membangun business sense mereka. Bukan hanya bicara soal teknis saja,
mereka pun harus bisa berbicara dari bahasa dan sudut pandang para
user sehingga mereka akan lebih disukai. Inilah sebenarnya kendala
utamanya.

Di sisi lain, saya menyarankan mereka lebih banyak membaca, mendengar
bahkan sesekali mengikuti seminar yang berusaha mengimbangi hal-hal
teknis IT dengan hal-hal yang bersifat people skills.

Akhirnya, saya pun menyarankan orang-orang IT selalu berusaha
mengetahui area-area dalam EQ yang masih kurang. Caranya, dengan
meminta feedback dari orang lain dan berusahalah menutupi area yang
kurang tersebut dengan komitmen mengembangkan diri yang lebih baik.

Nah, untuk Pak Jarot dan juga pembaca lainnya, libatkanlah rekan-rekan
IT dalam berbagai pergaulan dan pertemuan, sehingga mereka pun belajar
mengasah EQ serta business sense mereka.

Akhirnya, saya seringkali mengatakan bahwa "Yang menakutkan kita
bukanlah komputer yang bisa berpikir seperti manusia, tetapi manusia
yang pikirannya seperti komputer".

Salah satu masalah komputer adalah mereka tidak berperasaan. So,
tanggung jawab kita semua juga untuk mengembangkan orang IT yang
ber-EQ tinggi!

Salam

Tanggapan :

- kebanyakan bergaul sama mesin, kurang bergaul sama manusia

- "kebanyakan bergaul sama mesin, kurang bergaul sama manusia eh "Giliran bergaul sama manusia, eh pake perantaraan mesin juga..... Pake email, chatting, facebook, friendster, dll..... kkkkk.

- Wah, betul juga ya? Info yang bagus nih. Interaksinya cuma mesin aja. Jadi takut juga nih, tyap ari didepan komputer aja, turun untuk makan doang heheheBagus ini ungkapannya:"Yang menakutkan kita bukanlah komputer yang bisa berpikir seperti manusia, tetapi manusia yang pikirannya seperti komputer".

- and more's

Sumber : Mailing List DetikInet

[Thank's All - ZuRigColl]


.:READ MORE:.

Wednesday, August 27, 2008

CS Cz | KickBack's-Mbahmu Said "Kunaon Eleh Wae ooyyy .. Nu Baleg Atuh"

sesuai dengan title; KickBack's-Mbahmu Said "Kunaon Eleh Wae ooyyy .. Nu Baleg Atuh" kalo kita sadur dan terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Versi Bahasa "CT" ZuRigColl and Team's kira kira seperti ini "Ampun-ampun ngak lagi-lagi deh pasang bom, gusti tobat-tobat" hahahaha.


Masih terasa kenangan kejadian yang tertulis pada articles yang satu ini --> http://../cs-cz-enjoy-with-counter-strike-multiplayer-games/ yup .. Ingat bgt. Setelah pihak "terorist" membacanya mereka berkeinginan untuk membalas kekalahan, kkkkk. tantangan pun diterima oleh pihak "CT". Tapi ternyata hasilnya memang tidak ada perubahan tuh hahahaha .. "terorist" tetap saja di pecundangi :-D ! .. ok , let's see the final Record dalam 3 putaran.




Huuh .. menakjubkan ... "Good job team's" --Always-- "Stick together team's"


CT Team : | ZuRigColl, Tokai Nyender, Shemale, p4nk4ruh, . |
Terorist Team : | mbahmu, kickback's, Richard, Geb0y's, Z@doel |

Uppss ... jangan dulu berhenti baca, ternyata belum selesai sampai disini .. ! kenapa tuh, bentar-bentar .... ternyata ada permintaan .. untuk menukar posisi, maksudnya ?? begini maksudnya ... yang semula "CT" menjadi "terorist" dan yang tadinya "terorist" menjadi "CT" hmmm .. kalo kita sadur ke fungsi Firewall pada iptables kira kira seperti ini :

iptables -t nat -U mbahmu, kickback's, Richard, Geb0y's, Z@doel -p tcp --destination-team "terorist" -j REDIRECT --to-team "CT"

sebaliknya

iptables -t nat -U ZuRigColl, Tokai Nyender, Shemale, p4nk4ruh, . -p tcp --destination-team "CT" -j REDIRECT --to-team "terorist"


| [ -U : User] |

jadi posisi sekarang:


Terorist Team : | ZuRigColl, Tokai Nyender, Shemale, p4nk4ruh, . |

CT Team : | mbahmu, kickback's, Richard(SuDirBoy), Geb0y's, Z@doel |

ok's ternyata kedua pihak telah menyetujui. permainan langsung di mulai .. target Map yang pertama "Inferno" .. wooow .. hehehe Wonderful Map ... "welcome to "terorist" Home Sweet Home" kkkk. permainan berlangsung biasa aja tuh .. ga ada perubahan .. tetap saja .. mau di bolak-balik, putar sana putar sini tetap aja kalah .. hahahaha .. ! hmmm bagaimana pendapat rekan2 ?? Setuju ? "Sundul aja deh". dan hasilnya pun sangat menyakitkan bagi pihak "CT".



"Inferno" pun berakhir .. lanjut ke putaran II .. wah ternyata pada putaran ini Map yang digunakan adalah "Aztec" hmmm wah rada gawat nih .. kenapa ?? begini kata yang udah pengalaman menjadi "terorist" tetangga kita tuh kkkk , pada Map Aztec "terorist" sedikit punya peluang untuk menang .. karena celah dan kesempatan untuk meledakan bom sangat kecil dan .. itu juga harus siap2 di "snap" and "shot" oleh para"CT" oo gitu ya, karena di situ ada beberapa sniper yang menunggu sambil makan goreng ayam + sayur asem, siap menembak siapa pun yang mau meledakkan Bom dari Pihak "terorist" hehehe.
tapi ternyata pernyataan itu tidak terbukti .. ternyata masih aja "ZuRigColl and Team's "terorist" memegang kendali permainan .. "God Job Team's" -- "You Take The Point" kkkk. para "CT" di buat Kocar-Kacir , Bom pun beberapa kali berhasil diledakaan .. tanpa ada sniper yang Menunggu "mungkin "CT" yang nungguin tempat untuk meledakan Bom, lagi ambil sambel buat tambahan goreng ayam + sayur asemnya atau mungkin di kejar-kejar yang empunya kantin .... nagih bayaran ,,, karena nunggak/ngutang bayar kkkkkk". .. saking frustasinya .. pemain di "CT" pun keluar satu demi satu .. hehehe .. frustasi ya mas? " :-D . nah .. ini dia hasilnya :


kalau kita analisa, ternyata lawan kita | mbahmu, kickback's, Richard(SuDirBoy), Geb0y's, Z@doel | mempunyai skill yang sama, tapi mungkin kerjasama team yang belum padu ... hmmm coba kita tanya analisa tersebut kepada salah satu Veteran Perang Teluk berikut ini :


Questions : "ok.. gan .. bagaimana menurut lo ???"





Answer :


ok, "Good job team's" --Always-- "Stick together team's



[Thank's All - ZuRigColl]







.:READ MORE:.

Friday, August 22, 2008

CS Cz | Enjoy With Counter Strike MultiPlayer Game's

Stop cari "http://www.target.com/"

kini kita beralih ke Hiburan :-) , permainan berlangsung dari Pukul 16.30 sampai 21.30 ... wiiihh .. .. pening2 tuh kepala. Gw berada pada sisi arteleri pasukan "CT" datasemen 88 anti teror (pembasmi teroris). pada babak pertama wah .. "CT" datasemen 88 emang di buat kocar kacir .... dan yang lebih menyebalkan servernya selalu bermasalah.
1. waktunya sebentar | jadi pas lagi panas2nya .. eh tiba2 udahan .. kan ga seru :-(
2. Koneksi sering putus2 dan patah2 (goyang dangdut :-) )

[soalnya yang pegang servernya dari kalangan "teroris" seehhhh .. huuuuuuuuuuuu] dan akhirnya .. babak I di menangkan oleh "teroris" sialan dengan skor 2-0

==break sholat magrib==

permainan di lanjutkan (Babak Ke II). di babak inilah .. "teroris" di buat kocar-kacir .. .. "teroris" di buat tidak berdaya ... sampai gw aja bisa bunuh 5 orang "teroris" dengan hanya menggunakan "knife" pisau gitu loh .. hahahahahaha ... ! entah apa yang terjadi pada kubu "teroris" .. semuanya pada frustasi kkkkkkkkk ... perbedaan angkanya pun ngak tanggung .. 32 untuk "CT" | 12 Untuk "teroris" .. itu baru satu putaran .
tidak jauh berbeda dengan putaran pertama pada babak ke II, nasib "teroris" masih saja kocar kacir .. malah disini .. ada "teroris" yang lebih baik memilih bunuh diri terjun dari jembatan dari pada di tikam+ di dor oleh "CT" hahahahaha. " kayaknya beliau berpikir mendingan mati lebih cepat .. dari pada tertangkap dan di siksa dulu oleh para "CT" hahahahahahaha. dan pada putaran kedua babak II pun di menangkan oleh "CT" datasemen 88 anti teror dengan kedudukan akhir, 26 untuk "CT" | 7 untuk "Teroris"

Dan akhirnya pada babak ke II di menangkan oleh "CT" datasemen 88 anti teror dengan kedudukan 2-0

good luck's guys .. "stick together team"

CT Team : | ZuRigColl, Tokai Nyender, Shemale, p4nk4ruh, . |

Teroris Team : | mbahmu, kickback's, Richard, Geb0y's, Z@doel |



[Thank's All - ZuRigColl]


.:READ MORE:.

Thursday, August 21, 2008

Yahoo & Google Corp's Berniat Beli Kaskus =HotNews=

JAKARTA, SELASA - Meski sudah didekati dua perusahaan internet raksasa> Yahoo! dan Google, Kaskus sebagai komunitas netter Indonesia terbesar> menyatakan tidak akan pernah menjual situsnya kepada pihak manapun. Demikian dijelaskan CEO SemutApi Colony Danny Wirianto sebagai marketing Kaskus saat berlangsungnya media gathering, Selasa (19/8). "Kalau kami sampai menjual Kaskus, kami bisa dimarahi Kaskusers seluruh dunia," katanya. Namun demikian, ia melanjutkan, kerjasama bisnis masih mungkin dilakukan dengan pihak ketiga manapun.
Media gathering yang juga dihadiri pendiri Kaskus Andrew Darwis itu dimaksudkan sebagai acara soft launching Kaskus wajah baru yang telah diluncurkan 17 Agustus 2008. Menurut rencana, Kaskus akan diluncurkan resmi pada 31 Oktober mendatang di Jakarta dengan mengundang Kaskusers, yakni para anggota Kaskus.
Kini anggota Kaskus tercatat sebanyak 628.698 dengan total posting lebih dari 35 juta. Kaskus digerakkan oleh 16 server yang seluruhnya ada di Amerika Serikat dan beberapa server yang ada di Indonesia. "Kedepan, kami akan memindahkan server di Amerika ke Indonesia agar lebih lokal", kata Andrew Darwis. Danny menambahkan, rencana pemindahan server ke Indonesia terkait dengan biaya yang tinggi, yakni sekitar 400 juta per bulan, sementara Kaskus hanya mengandalkan dana dari para donatur yang menjadi anggota Kaskus. Di samping itu, hampir 98 persen anggota Kaskus berada di Indonesia, sehingga server pun akan diganti mnjadi server lokal berbasis di Indonesia.
Berdasarkan Alexa.com, Kaskus yang didirikan 6 November 2000 itu menduduki peringkat 7 situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Peringkat satu hingga enam bertutur-turut didukuki Yahoo!, Google.co.id, Friendster, Google, Blogger, dan YouTube. Setiap bulannya Kaskus dikunjungi 8,8 juta netter dengan jumlah page views 102 juta lebih. Saat ini Kaskus menduduki ranking 290 dunia untuk traffic internet.

Sumber http://kompas. com/index. php/read/ xml/2008/ 08/19/19154893/ kaskus.takkan. pernah.dijual

[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

Wednesday, August 13, 2008

I ain't seen love like that

I've been miles from nowhere, crossed and doubled
back Time is a healer and I've done my time, 'cos
I ain't seen love like that I've seen the light of
freedom, dim and fade to black So many faces, but
no one compares, no I ain't seen love like that
And I've got people tellin' me to let her go,
don't let it turn you around Tomorrow's coming and
you'll never know, the one that you lost may be
found I believe in justice, I wonder where she's
at It feels like a lifetime and it just ain't fair
No I ain't seen love like that And I've got people
tellin' me to let her go, that girl is bringing
you down Tomorrow's coming and you'll never know,
the love that you lost may be found You
know that people tell me to let her go, don't let
it turn you around Tomorrow's coming and you'll
never know, the love that you lost may be found
[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

Saturday, August 9, 2008

KeikhlasanHatiOrangKecil

Hari Senin pagi 5 Februari 2007, perjalanan dari Lebak Bulus ke kawasan Blok M relatif lebih lancar daripada biasanya. Mungkin karena sebagian orang masih mendapat kesulitan untuk keluar rumah menuju kantor, akibat banjir besar yang melanda Jakarta sejak hari Kamis yang lalu.


Biasanya, saya berangkat dari rumah ke kantor melalui jalan Tebah, di belakang Pasar Mayestik lalu masuk ke jl Bumi dan Jalan Kerinci lalu keluar di Jalan Pakubuwono VI. Namun pagi ini, saya sengaja melintasi jalan Pati Unus untuk berbelok ke arah Jl. Paukubuwono VI karena ingin membeli pisang terlebih dahulu.



Di depan rumah makan Warung Daun ada penjaja pisang barangan. Di situlah saya biasa membeli pisang setiap minggu. Perempuan penjajanya sudah tahu bahwa saya akan membeli 3 sisir pisang. Satu sisir matang dan 2 sisir lainnya mengkal atau terkadang masih kehijauan. begitu juga rencananya pagi ini. Saat saya menghentikan mobil, dengan sigap dia memilih-milih pisang dan menyodorkannya kepada saya. Saya mengeluarkan uang selembar 50 ribu. Itulah lembaran yang ada di dalam dompet di samping beberapa lebar ribuan di dalam kotak uang untuk pembayar ongkos parker, yang tak cukup untuk membayar 3 sisir pisang. Agak ragu perempuan itu menatap saya ;

"Ibu . apa bisa diberikan uang pas saja?" tanyanya.

Saya melihat isi dompet dan tas... ternyata sama sekali tidak ada. Maklum awal bulan begini, isi dompet sedang sekarat. Kosong setelah digunakan kewajiban rutin, dari belanja bulanan, membayar gaji pembantu sampai dengan uang sekolah anak.

"Aduh maaf ... nggak ada uang pas...!"

"Saya tukar di warung dulu ya bu..." pintanya, meminta kesediaan saya menunggu. Saya melirik di sekitar jalan raya tersebut. Tidak ada warung sama sekali. Tentu saya harus menunggunya agak lama, sampai dia kembali dengan uang tukarannya. Dan saya merasa enggan menunggunya. Apalagi jalan Pakubuwono VI di pagi hari cukup ramai.

"Kalau nggak ada kembalinya, saya ambil dua sisir saja ya ... saya punya uang kecil untuk itu...", usul saya menutupi keengganan menunggunya mencari tukaran uang. Cepat saya hitung uang receh di mobil yang terdiri dari uang kertas dan koin. Semuanya berjumlah enam belas ribu. Masih kurang dua ribu.

"Nah... lihat deh, uang saya nggak cukup. Saya ambil dua sisir saja ya..."

"Jangan bu .... , ambil saja semuanya. Ibu kan besok lewat lagi, jadi besok saja bayar kekurangannya! " begitu katanya, seraya mengembalikan lembar uang 50 ribu kepada saya.

"Aduh ... saya belum tentu lewat sini lagi lho besok. Jadi biar saya ambil 2 sisir saja. Saya bisa mampir kapan-kapan kesini."

"Nggak apa-apa bu ... kapan ibu lewat saja, bayarnya.... ..", sahutnya.

Saya mengambil lembaran uang tersebut dan segera berlalu darinya. Di belakang sudah banyak mobil menunggu.

Tiba di kantor, sambil menunggu komputer menyala baru saya sadari, betapa lugu dan naifnya penjaja pisang itu. Dia rela mengambil resiko "kehilangan" keuntungan sebesar dua ribu rupiah. Bayangkan seandainya saya tidak lagi lewat tempatnya berjualan. Dua ribu memang kecil nilainya dibandingkan dengan pengembalian uang sebesar 32 ribu yang harus diberikannya kepada saya. Tetapi saya yakin, uang dua ribu itu begitu besar artinya bagi seorang penjaja pisang di pinggir jalan. Toh dia rela dan ikhlas "kehilangan" sementara uang tersebut dan begitu mempercayai saya, perempuan yang kebetulan secara rutin membeli dagangannya. Sementara saya, tidak ikhlas menunggunya menukarkan uang atau bersikap seperti yang dilakukannya Apalah susahnya mengatakan ....

"Ambil saja dulu uang itu. Besok saya lewat lagi dan kembalikan saja uang saya, besok"

Ternyata saya sama sekali tidak memiliki keikhlasan dan kepercayaan kepadanya seperti apa yang diperlihatkannya kepada saya. Malu rasanya menyadari hal itu. Padahal dulu, sebelum pindah ke Lebak Bulus, saya selalu mempercayai penjaja sayur yang biasa datang ke rumah atau pembantu rumah. Setiap hari, saya selalu meletakkan uang di kotak yang tersimpan di atas lemari es, untuk belanja sehari-hari, yaitu sayuran dan bumbu dapur serta ongkos transport Muslimin ke sekolah. Tanpa sekalipun meminta rincian pengeluaran. Saya mempercayai mereka sepenuhnya. Kalau pembantu mengadu bahwa Muslimin mengambil uang lebih dari jatahnya, saya dengan enteng berkata :

"Biar saja... uang itu tidak akan membuat Muslimin menjadi kaya raya mendadak atau saya menjadi jatuh miskin. Yang pasti, orang yang mengambilnya tidak akan mendapat berkah Allah SWT"

Sekarang, saat tinggal di Lebak Bulus, saya menitipkan uang belanja sayuran kepada ibu saya. Entah bagaimana beliau mengurusnya. Saya tidak lagi menaruh uang di atas kulkas untuk belanja. Mungkinkah karena hal kecil itu saya menjadi kehilangan sensitifitas untuk mempercayai orang kecil? Astaghfirullah ... betapa picik dan sombongnya saya.... Ampun Tuhan..... Sungguh saya menyesal hari ini... saya sudah terjerat pada fenomena low trust society .... tidak memberikan kepercayaan kepada lingkungan sekitar. Selalu memandang curiga kepada orang lain.

Besok saya harus lewat dan membayar kekurangan uang itu. Dua ribu yang relatif tidak bernilai buat saya, tapi betul-betul sudah membuat martabat saya "terjerembab" ke dasar jurang... Sungguh saya malu... selama ini saya selalu berpegang teguh untuk selalu menjaga martabat diri. Selalu berusaha untuk tidak berlaku dzalim atau mencurangi orang lain. Ternyata apa yang saya lakukan masih sebatas artificial yang dengan sangat mudah dipatahkan oleh perempuan sederhana itu....

Kalaupun esok[1] saya ikhlas memberikan uang lebih besar daripada uang yang harus saya kembalikan, tetapi saya merasa yakin bahwa keikhlasan itu tidak lagi bernilai dimata Allah SWT. Saya sudah kehilangan momentum yang baik untuk meraih "nilai positif" di mata Allah SWT. Pada hari ini, saya sudah menampik kesempatan untuk meraih pahala dan berkah Allah. Sungguh, kesempatan itu selalu datang dalam bentuk dan pada waktu yang sama sekali
tak terduga.

Ampuni saya ya Allah.... Jadikan hal tersebut yang pertama dan terakhir. Sungguh, berikan saya kesempatan untuk selalu menjadi golongan orang-orang yang senantiasa rendah hati dan ikhlas serta dijauhkan dari kesombongan. Amien....!

[1] Hari ini, selasa, saya lewat Jl Pakubuwono dan berniat melunasi hutang saya. Seperti yang saya takuti sejak semalam, perempuan penjaja pisang itu tak terlihat. Dia tidak menggelar dagangannya. Duh . Itulah akibat dari "menampik kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk memperoleh pahala dan berkah.

**cerita hati nurani seorang sahabat**
[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

RememberThePast

hari sabtu tanggal 31 Mei 2005, mungkin hari yang menyakitkan tapi membahagiakan ... kira-kira kalau kita artikan seperti apa pernyataan diatas, yuk kita simak hehehehe :-D. Duduk di bangku paling belakang di sebuah acara peresmian gedung, HandPhone berdering ... "Call From .... ? to be continued ... ... mau maen FutSal Doelo ya | # | lanjut .... Call Form MyPast, sebenarnya bimbang tuk "ACCEPT" or "REJECT" or "VoiceMail" ... ternyata aturannya harus di "ACCEPT" maka terjadi pembicaraan singkat .. to the point, "she" pengen ketemu ... hmm ok. pertemuan pun terjadi …. What’s Next …. Special for a little time … and .. I am not feel anymore … ;




[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

Seharian Full Lagi at Kantor


waktu sudah menunjukan pukul ------------>




belum juga selesai nungguin kerjaan orang2 yang lagi ngerjain terminasi




FibreOptic ... ... duh tunduh nih .... !




Loyalitas ???? atau formalitas ???? .... ---2(loro) comment--- .. kalo bilang loyalitas ....... ... somebody said "eta mah geus gawe maneh" hahahaha




kalo di bilang formalitas my friend's said "ah teuing atuh" :-D ... kayaknya lebih condong ke stabilitas, konektivitas internet bagi kaum-kaum yang terlalu banyak mencintai internet gratis, yang sering komplain kalo internet lambat .. dan lebih2 lagi kalo ngak bisa sama sekali "internetan" :-D ... di lema boooo ...




nah pada kondisi sekarang ini sangat ditakutkan :




point 1(one) - kasus : pada pagi hari internet mati - dampak : ext 243 selalu berdering dan minta penjelasan sampai pertolongan hahaha lanjut : ada sinyal frekeunsi GSM menuju kamar ku, yang sangat cepat dan bertubi2 deringnya menunggu di "ACCEPT" oleh pemiliknya yang masih berselimut+celana dalam :-D hehehe [yang jelas udah kurang tidur :-( ], dan memberitahukan "bay internet pareum" ..... wah malapetaka.




point 2(sam) - kasus : berangkat ke kantor ga pake mandi - dampak : ibu2 bilang .... "bay belum mandi ya" .... so, kira-kira mana yang harus di pilih .. " mandi dulu ? " "atau "tugas dulu" = "formalitas" atau "loyalitas"




point 3(teulu) - kasus : malas pulang lagi kekostan - dampak : terjebak dalam keadaan tidak mandi seharian hahahahaha




point 4(opat) - no kasus - dampak : masih terjebak pada loyalitas :-(



[Thank's All - ZuRigColl]

.:READ MORE:.

CuciBaju's--Upsss

Setelah sekian lama nyuci baju dengan sistem OutSource :-). Akhirnya .. kangen juga tuk nyuci baju sendiri ... di kerjakan tengah malem di mulai pada jam 23.30 s/d 24.45 *hmmm kira kira bersih ngak tuh ya baju :-D" .... upssss dingin oyyy, tapi ngak masuk angin .. karena di temani dengan segelas kopi panas, kacang polong dan lagu-lagu Sting.


[Thank's All - ZuRigColl]


.:READ MORE:.